Badminton

Awalnya sih ngk nyangka kalau ternyata olahraga Badminton itu lumayan tenar juga di Edinburgh. Di Sport Centre kampus saya ada lapangan Badminton Indoor dan ada Club Badmintonnya pula. Setelah coba-coba lihat di internet dan tanya-tanya ke temen disini, ternyata memang cukup banyak club badminton disini.

Tapi ada satu hal yang bikin surprise, ternyata shutlecock yang digunakan disini terbuat dari plastik. Maklum selama ini tahu-nya kalau shuttlecock itu cuman yang terbuat dari feather saja. he he he…

Setelah mencoba beberapa kali menggunakan shutlecock plastik, menurut saya sih ngk terlalu enak. Tidak terlalu bisa di kontrol, ha ha ha omongannya serasa pemain profesional saja nih. Tapi memang bener loo, minggu lalu saya coba pakai shuttle cock feather, dan memang lebih gampang di kontrol dibandingkan yang plastik…
Jadi penasaran juga, kalau di pertandingan sesungguhnya itu menggunakan plastic atau feather ya?

Experienced players generally prefer the “feel” of feathered shuttlecocks, and assert that they are better able to control the flight of feathers than of plastics. (source: wikipedia)

Karena bingung mau olahraga apaan disini, mau lari pagi dingin banget, sore juga dingin banget, berenang walaupun indoor tapi jauh banget tempatnya, so memutuskan ikutan mini league tournament badminton disini. Setelah diumumkan jadwalnya, saya ditempatkan di divisi ke-5 dari 5 divisi, ha ha ha… Divisi terbawah dan terdiri dari 4 orang (single), 1 orang tidak ada kabarnya menghilang entah kemana…

Pertandingan pertama melawan cowo dari Malaysia, hasilnya kalah 2 set langsung…
Pertandingan kedua melawan cewe bule (lupa nanya asalnya dari mana), hasilnya kalah juga, tapi kali ini 3 set…
Jadi kesimpulannya, gagal total, ha ha ha…
Maklum ngk pernah olahraga dan sudah lama ngk pernah main badminton (“ngeles” mode on)…
Akhir kata, badan pegel-pegel banget sekarang…

Thomas and Uber Cup 2008

Sepertinya perjuangan tim Indonesia untuk kembali merebut Thomas and Uber Cup bakalan susah. Terlihat bahwa pertandingan pertama pada hari Minggu kemarin, tim Thomas kita berjuang mati-matian dengan hasil score yang tipis, yaitu 3-2 dari Thailand. Sedangkan tim Uber kita berhasil dengan score yang memuaskan, yakni 4-1 atas Japan. Walaupun pada saat-saat awal saya agak pesimis dengan tim Uber kita karena kalah pada pertandingan pertama.

Btw pingin banget nonton yang Grand Finalnya, tapi kira-kira masuk ngk ya tim kita ke babak Final. Tiket untuk babak Final, kalau tidak salah sudah dijual di bank BRI (buy 1 get 1 free). Pingin beli dari sekarang karena takut kehabisan tiketnya, tapi kok takut juga ya klo tim kita tidak masuk. Kan nge-BT-in klo udah mahal-mahal beli tiket ternyata nonton pertadingan negara orang… Hidup tim Thomas and Uber Cup Indonesia !!!

Oiya, bagi yang ngk bisa nonton siaran langsungnya, mungkin saja di kantornya tidak ada TV, coba saja melihat live scorenya di TournamentSoftware. Di situs tersebut disediakan fitur live score lengkap dengan graphic-graphic pendukungnya…

PROTON-BWF World Badminton Championships 2007

Saksikan Live Score Grand Final PROTON-BWF World Badminton Championships 2007 @ klik disini pada tanggal 19 Agustus 2007 mulai pukul 13:00 WIB sampai dengan selesai…

Akhirnya setelah pertandingan yang sangat mendebar-debarkan di babak semifinal. Indonesia berhasil memasukkan tunggal Putra, ganda Putra, dan ganda campuran ke babak selanjutnya yaitu babak final.

Tunggal Putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro [9] berhasil mengalahkan Yu Chen [6] dari China 3 set dengan skor 18-21 21-13 21-15.

Ganda Putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan [3] berhasil mengalahkan pasangan Tan Fook Choong/Wan Wah Lee [6] dari Malaysia setelah bermain dengan skor yang saling kejar-kejaran dalam 2 set dengan skor 22-20 28-26.

Salah satu Ganda Campuran Indonesia, Nova Widianto/Lilyana Natsir [2] juga berhasil mengalahkan Zhongbo Xie/Yawen Zhang [3] dari China dalam 3 set dengan skor 21-15 15-21 22-20. Sayangnya kemenangan pasangan Nova/Lilyana tidak berhasil diikuti oleh pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, yaitu Flandy Limpele/Vita Marissa [6] yang dikalahkan oleh pasangan China Bo Zheng/Ling Gao [1] dalam 3 set dengan skor 17-21 21-19 21-19. Padahal klo saja Flandy/Vita berhasil menang, bisa terjadi all Indonesian Final di partai Ganda Campuran.

Semoga saja Indonesia bisa menang di babak final yang akan diselenggarakan besok.

Nova Widianto/Lilyana Natsir – INA [2] vs Bo Zheng/Ling Gao – CHN [1]
Sony Dwi Kuncoro – INA [9] vs Lin Dan – CHN [1]
Markis Kido/Hendra Setiawan – INA [3] vs Jae Sung Jung/Yong Dae Lee – KOR [13]

Official Sitenya @ http://www.protonwbc07.com dan bagi yang tidak berlangganan Indovision (pemegang hak ekslusif siarannya di Indonesia), bisa melihat live scorenya @ klik disini.
Untuk melihat peringkat dunia badminton dapat dilihat disini.

Update 19 Agustus 2007

Pasangan Ganda Campuran Indonesia Nova Widianto/Lilyana Natsir berhasil menang dalam partai final melawan pasangan Ganda Campuran asal China Bo Zheng/Ling Gao langsung dalam 2 set dengan skor 21-16 21-14.

Tunggal Putra Indonesia yang masuk ke babak final Sony Dwi Kuncoro dikalahkan dalam 2 set dengan skor 21-11 22-20 oleh Lin Dan asal China. Namun menurut gw Sony telah melakukan tugasnya dengan sangat baik, terbukti dengan pertahanannya sangat bagus dan berhasil mengejar ketertinggalannya pada set ke-2 padahal skor berbeda sangat jauh.

16TH WORLD CHAMPIONSHIPS 2007 WINNERS

Men’s Singles : Lin Dan (China)
Women’s Singles : Lin Zhu (China)
Men’s Doubles : Markis Kido dan Hendra Setiawan (Indonesia)
Women’s Doubles : Wei Yang dan Jiewen Zhang (China)
Mixed Doubles : Nova Widianto dan Lilyana Natsir (Indonesia)