Harga Pertamax Mei 2008

Di setiap akhir bulan pasti ada satu situs yang selalu saya perhatikan, situs Pertamina. Kenapa? Karena saya pingin tau kira-kira harga Pertamax per tanggal 1 bulan berikutnya mengalami kenaikan atau penurunan. Terkadang (klo tidak salah) suka telah juga sih infonya. Sebenarnya sih biar bisa siap-siap, klo ternyata mengalami kenaikan biar bisa isi dulu, he4x….

Untuk bulan Mei ini sepertinya mengalami kenaikan kembali, seperti yang telah diberitakan di DetikCom bahwa harga BBM Non Subsidi akan naik 2-4,5%…
Tabel harga-harga yang berlaku per tanggal 1 Mei 2008 dapat dilihat di situs Pertamina.
Untuk daerah Jakarta dan sekitarnya klo tidak salah yang UPms III… Per tanggal 15 Mei 2008, Pertamina kembali akan menaikkan harga BBM Non Subsidi. Untuk Pertamax di UPms III akan naik dari Rp 8.750 menjadi Rp 8.950…
Pada awal berita tersebut di posting di situs Pertamina, terdapat kesalahan pada tabel harganya. Harga yang seharusnya berlaku mulai bulan Mei tertukar dengan harga yang berlaku pada bulan April. He4x… kok bisa-bisanya ya sampai terbalik begitu… saya sendiri udah sempet kegirangan ngeliat harga pertama turun dari 8.750 menjadi 8.300, tapi ternyata terjadi kesalahan…
HARGA JUAL BBK PERTAMINA PERIODE 15 MEI 2008

Jenis BBK/ Lokasi

Harga Jual SPBU
1 Mei 2008
(Rp)

Harga Jual SPBU
15 Mei 2008
(Rp)

I. PERTAMAX PLUS
– Batam

8.400

8.600

– UPms I

9.250

9.450

– UPms III

9.000

9.250

– SPBU Bersaing

8.950

9.200

– UPms IV & V

9.200

9.400

– UPms VI

9.250

9.400

II. PERTAMAX
– UPms I

9.100

9.300

– UPms II

9.100

9.300

– Bangka

10.200

10.400

– UPms III

8.750

8.950

– SPBU Bersaing

8.700

8.900

– UPms IV & V

8.950

9.150

– Bali

9.000

9.200

– UPms VI

8.900

9.100

– UPms VII

9.150

9.350

-Palu

10.150

10.350

III. PERTAMINA DEX
– UPms III

11.000

11.100

– UPms V

11.000

11.100

IV. BIOPERTAMAX
– UPms III

8.750

8.950

– UPms V

8.950

9.150

– Bali

9.000

9.200

Perubahan harga jual Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX dan Bio Pertamax ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional.

Ditulis oleh DIVISI KOMUNIKASI

[source: Pertamina]